AKIK MALUKU

Pameran, Batu Seram Menarik Perhatian Pengunjung

BERITABATU.com— Maluku Expo merupakan kegiatan pameran bertaraf Nasional yang diselenggarakan di kota ambon Maluku. Kegiatan ini dalam rangka memeriakan pesparawi tingkat nasional yang diselenggarakan di  lapangan merdeka kota ambon-maluku.

Maluku Expo. Foto: BERITABATU.com

 

Dalam kegiatan ini diikuti oleh 140 peserta dari seluruh wilaya Indonesia yang datang untuk mempromosi potensi daerah masing-masing, yang terdiri dari BUMN, BUMD, 11 kabupaten/kota Se-Maluku, serta 34 profinsi di seluruh Indonesia.

Maluku Expo. Foto: BERITABATU.com

 

Salah satu stan yang menarik perhatian mengunjung pada pameran ini adalah, stan milik Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral provinsi Maluku, yang mana di dalamnya menyediakan batu mulia seram, dari yang masi bahan, hingga yang telah tebentuk cincin. Namun yang paling banyak diborong pengunjung adalah bahan dari batu seram tersebut

Maluku Expo. Foto: BERITABATU.com

 

Pemilik Batu Seram yang diundang ESDM Provinsi Maluku ini mengatakan, Batu mulia Seram merupakan batu yang telah direkomendasikan menjadi gemstone Maluku oleh Gubernur Maluku, dan telah lama mengikuti pameran-pameran skala nasional maupun daerah.

IKLAN ANDI BERITABATU

“Saya suda lama mengoleksi batu mulia asal seram, sehingga dari situlah saya selalu diundang oleh ESDM Maluku dalam kegiatan-kegiatan pameran skala nasional maupun daerah.” Tukas ary ketika disapa beritabatu.com kemarin.

Maluku Expo. Foto: BERITABATU.com

 

Ary adalah penjual sekaligus pemain batu seram Maluku yang suda lama dipercaya oleh ESDM Provinsi Maluku dalam mempromosi Sumberdaya mineral Maluku. Salah satu Sumber daya mineral yang selalu di promosikan ESDM pada setiap pameran  adalah adalah batu mulia seram.

Ary menambahkan, Meskipun selalu diundang oleh ESDM Maluku, namun bukan tujuan utamanya untuk mencari keuntungan, namun yang harus diutamakan disini adalah Batu Seram harus dikenal di seluruh wilaya Indonesia hingga ke manca Negara.

“bukan tujuan utama saya dalam pameran ini adalah mencari keuntungan, namun bagaimana supaya batu seram ini bias di kenal seperti batu-batu daerah lainnya” Imbuhnya. (redaksi)

 

Komentar Gan

comments

1 Comment
To Top