AKIK MALUKU

Memukau! Natural Red Carnelian Dari Pulau Seram, Tak Kenal Maka Tak Sayang

BERITABATU.com— Varian Batu asal Seram Maluku termasuk batu-batu kualitas setengah mulia, karena kualitasnya yang termasuk batu setangah mulia, maka tak heran jika batu seram merupakan batu yang menjadi primadona orang Maluku di kota ambon.

salah satu batu yang baru ditemukan di pulau seram ahir-ahir ini adalah batu Red Carnelian, batu ini termasuk batu yang paling lanka untuk saat ini. Penemuan pertama batu Red Carnelian di Indonesia adalah tepatnya di aliran sungai lereng Gunung Slamet, di antara Brebes dan Banyumas, dan yang terahir di Kabupaten Seram Bagian Barat Provinsi Maluku, tepanya di desa Luhu dusunu ely.

Foto : Gemstone maluku, Red Carnelia

Foto : Gemstone maluku, Red Carnelia

Berikut Deskripsi Singkat Red Carnelian yang dikutip dari berbagai sumber:

Batu Red Carnelian merupakan jenis batu yang masuk dalam kategori Chalsedony Quartz atau bisa juga disebut dengan cryptocrystalline, yang mana mencakup berbagai batu prmata laninya seperti agate, Onyx dan jasper. Batu Red Carnelian ini biasanya di klasifikasikan berdasarkan warnahnya, dan di definisikan sebagain Chalcedony Quarz yang berwarnah merah-oranye sampai merah cokelat. Warnahnya berasal dari jejak besi yang berbentuk di dalam Kristal Quartz yang tak berwarnah.

IKLAN ANDI BERITABATU

Lokasi tambang terbesar untuk batu Red Carnelian ini terdapat Brazil, uruguay, India, Madagskar, dan Amerika. Sedangkan di Indonesia, lokasi tambangnya kita bisa dapatkan di dua tempat, yakni Banyumas dan di Pulau Seram Maluku. Namun karena permintaan pasar batu akik yang cukup besar dan tidak sebanding dengan besarnya lokasi tambang, sehingga Red Carnelian ini sangat lankah. Untuk kisaran harga promosi di kota ambon, mencapai Rp 500.000 sampai dengan satu juta per mata cincin.  //Baca Juga : Awass!! Batu Gambar Banyak Direkayasa Seniman Batu Akik

foto : Gemstone Maluku, Red Carnelia

Batu Carnelian salah satu batu permata tertua, dengan catatan sejarah lebih dari 4000 tahun yang lalu. Batu ini sangat berharga dan dipakai oleh banyak orang-mulia pada zaman kuno.

Menurut kitab suci Kristen, Batu Carnelian adalah salah satu dari dua belas batu permata yang “conon”dikenakan pada dada Aaron, saudara Musa, seorang nabi dan imam besar pertama dari Israel. Batu Carnelian juga memainkan peranan penting dalam Yunani kuno, Romawi, dan budaya Babylonia. Bahkan, batu ini populer dipakai cincin kebesaran, dan segel.

Warna batu Carnelian berkisar dari oranye kekuningan sampai oranye, dan dari merah tua sampai merah kecoklatan. Warna khasnya berasal dari jejak besi, dan warnanya bisa ditingkatkan jika dipanaskan. Warna merah tua dan oranye kemerahan adalah yang paling diminati saat ini dengan tingkat kekerasan berada pada 6-7 skala mohs.

Kekristalan Batu Carnelian tidak melalui proses treatment apapun, tetapi warnanya bisa ditingkatkan melalui pemanasan. Akhir-akhir ini, batu Carnelian yang Natural menjadi sangat langka. kebanyakan batu Carnelian yang beredar saat ini sebenarnya adalah Batu Agate yang telah melalui proses treatment Dyed (menambahkan bahan pewarna ke dalam pori-pori atau retakan-retakannya untuk mengubah atau memperkuat warnanya-red) dan treatmen untuk mengubah kualitas warnah.

(redaksiBB/Edal)

Baca Juga : Ini Keunggulan Black Opal Kalimaya Banten Dari Pada Bacan Halmahera

Komentar Gan

comments

Click to comment
To Top