AKIK

Ini 12 Batu Akik Yang Paling Diminati di Indonesia

BERITABATU.com-Kekayaan batu akik maupun batu permata di bumi Indonesia tak terhitung. Begitu banyak jenis batu akik, sampai-sampai memiliki nama yang beragam. Masing-masing daerah memiliki batu akik tersendiri. Dan kian terkenal, serta banyak diburu para peminat batu akik, maupun kolektor. Berikut 12 batu akik yang paling diminati versi BERITABATU.com:

  1. Bacan (Maluku Utara)

Batu Bacan terdiri dari dua macam. Yaitu Bacan Doko dan Bacan Palamea. Bacan Doko memiliki warna hijau tua dengan karakteristik tersendiri bila dibanding Bacan Palamea. Bacan Palamea, memiliki warna hijau muda kebiruan. Ini yang membedakan keduanya.

Batu Bacan berasal dari Provinsi Maluku Utara. Harga Bacan Doko lebih mahal daripada Bacan Palamea. Sampai saat ini kedua jenis Batu Bacan ini masih terpopuler dan paling di minati di Indonesia.

Kisaran harganya dari Rp 500 ribu sampai Rp 1,5 miliar. Harga yang tinggi biasanya dibanderol oleh pemilik atau penjual dengan sesuka hati, karena batu ini masi tren.

IKLAN ANDI BERITABATU
  1. Giok Aceh (Aceh)

Giok Aceh memiki warna hijau keputihan. Batu ini berasal dari Wilayah Aceh. Kisaran harganya dari Rp 500 sampai Rp 25 juta. Ini yang telah diikat menjadi Cincin, dan memiliki kualitas kristal terbaik.

Adapun harga bongkahan bermacam-macam. Mulai dari angka Rp 300 ribu sampai Rp 1 juta. Ini adalah bongkahan ukuran standar. Semakin besar bongkahan, semakin besar pula harganya. Begitu juga kualitas batu.

  1. Hijau Garut (Garut Jawa Barat)

Jika orang yang baru mengenal atau pemula batu akik, ia sulit membedaka Hijau Garut dengan batu Bacan.

Sebab kedua batu ini Hijau Garut dan Bacan memiliki warna yang nyaris sama. Yang membedakan keduanya adalah serat yang terdapat di dalam batu.

Batu Bacan memiliki serat di dalam batu. Meski telah mengkrital. Apabila diteropong dengan cahaya, maka terlihat serat seperti awan. Sedangkan Hijau Garut sangat bening, tidak ada seratnya, kecuali sedikit sekali dan berbeda.

Hijau Garut berasal dari Kota Garut, Provinsi Jawa Barat. Batu ini dijual dengan pasaran beragam. Mulai dari angka Rp200 ribu sampai Rp 5 juta.

  1. Kalimaya (Banten)

Batu Kalimaya terdiri dari 3 jenis. Yakni Kalimaya Susu, Kalimaya Kristal, dan Kalimaya Bensin.

Ketiga jenis batu ini berasal dari Provinsi Banten. Di pasaran harga yang paling tinggi adalah jenis Kalimaya Bensin, dihargai mulai dari Rp 1 juta sampai Rp 10 juta.

Semakin tinggi kualitas dan motif (jarong) batu Kalimaya, maka semakin tinggi pula harganya.

  1. Red Rafflesia (Bengkulu)

Red Rafflesia berasal dari Bengkulu. Batu ini masuk dalam kategori Chalcedony. Sebenarnya batu ini memiliki banyak varian warna, namun yang paling terkenal adalah warna merah.

Nama batu ini diambil dari nama bunga Rafflesia. Harganya di pasaran mulai dari Rp 200 ribu sampai Rp 10 juta. Semakin memukau warna merahnya, semakin mahal pula harganya.

  1. Black Opal (Banten)

Batu Black Opal berasal dari Provinsi Banten. Batu ini memiliki cari khas hitam pekat dengan bertabur warna-warni yang terpancar dari batu.

Harganya berkisar antara Rp 500 ribu sampai 10 juta. Semakin besar ukuran dan kilauanna semakin mahal pula harganya.

  1. Blue Opal (Sukabumi, Jawa Barat)

Blue Opal adalah jenis batu yang berasal dari Kota Sukabumi Provinsi Jawa Barat.

Ciri khasnya adalah warna biru memukau dengan serat emas. Hampir mirip dengan batu Pirus. Hanya saja Pirus berwarna biru muda.

Batu ini terkenal mulai dari tahun 1990-an. Dan kini terkenal lagi seiring makin trennya batu akik.

Harga bongkahan di pasaran mulai dari Rp 200 ribu sampai Rp 1 juta. Semakin besar bongkan dan berkualitas tinggi, semakin mahal pula harganya.

  1. Pancawarna (Garut, Jawa Barat)

Batu Pancawarna berasal dari Kota Garut, Provinsi Jawa Barat. Batu ini memiliki ciri khas tersendiri. Yaitu memiliki 5 warna dalam satu batu.

Bahkan warnanya bisa melebihi lima warna. Harganya di pasaran relatif terjangkau, mulai dari Rp 100 ribu sampai Rp 500 ribu.

  1. Sisik Naga (Enrekang, Sulawesi Selatan)

Batu Sisik Naga berasal dari Kota Enrekang, Sulawesi Selatan. Batu ini memiliki warna kecoklatan yang berbentik Sisik naga. Dari sinilah namanya disematkan menjadi Sisik naga.

Harganya di pasaran mulai dari Rp 200 ribu sampai Rp 1 juta.

  1. Obi (Maluku Utara)

Batu Obi berasal dari Pulau Obi, Provinsi Maluku Utara. Batu ini memiliki banyak varian warna dan motif.

Mulai dari hijau muda, merah, kuning, coklat, orens, putih bening dan masih banyak lagi. Juga ada yang bermotif batu sulaiman, junjung derajat dan lainnya. Batu Obi memiliki kemiripan dengan jenis-jenis batu dari Bengkulu. Termasuk Red Rafflesia.

Batu ini di pasaran dihargai mulai dari Rp 100 ribu sampai Rp 2,5 juta. Yang memiliki harga tinggi adalah berwarna merah kristal.

  1. Sungai Dare (Sumatera Barat)

Batu Sungai Dare berasal dari Sumatera Barat. Ciri khas batu ini adalah berwarna hijau muda transparan dengan bintik keputihan juga bintik hitam.

Batu ini diharga di pasaran dengan kisaran Rp 100 ribu sampai Rp 1 juta.

  1. Pandan Betawi

Batu Pandan Betawi berasal dari Kota Jakarta. Batu ini banyak ditemukan di Kali Ciliwung.

Namun semakin tercemarnya kali tersebut, batu ini semakin langka. Saat ini sulit mendapatkan bongkahan Batu Pandan.

Batu Pandan terdiri dari beberapa jenis, yakni Pandan Suji (Hijau), Pandan Merah, Pandan Susu, Pandan Nenas, Pandan Kapas.

Batu ini dihargai di pasaran mulai dari Rp 200 ribu sampai Rp 1 Juta.

Demikian yang dapat dijelaskan. Jangan lewatkan poling di bawah ini. Pilih batu akik yang anda sukai dan vote.

JANGAN LEWATKAN, IKUTI POLLING BERIKUT

Menurut Anda, Batu Apakah Yang Paling Bagus?

  • Red Rafflesia (36%, 3,502 Votes)
  • Giok (33%, 3,239 Votes)
  • Kecubung (11%, 1,043 Votes)
  • Bacan (10%, 972 Votes)
  • Kalimaya (4%, 394 Votes)
  • Pancawarna (3%, 284 Votes)
  • Sisik Naga (2%, 221 Votes)
  • Blue Opal (1%, 108 Votes)
  • Ati Ayam (1%, 63 Votes)

Total Voters: 9,826

Loading ... Loading ...

Komentar Gan

comments

Click to comment
To Top