AKIK

Batu Akik Ini Disebut Pesaing Bacan, Benarkah?

BERITABATU.com—Belakangan ini ada muncul nama baru untuk menyebut batu asal Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat.

Adalah batu Bacin. Oleh sebagian warga sekitar disebut sebagai batu yang akan menyaingi Batu Baca nasal Maluku Utara, yang sekarang lagi tren.

Bacin merupakan singkatan dari Batu Ciniru. Batu ini memiliki banyak varian warna, mulai dari orange, coklat, putih susu, hitam, bening, merah, dan lainnya.

Ada juga yang memiliki varian warna sebagaimana Pancawarna. Namun ciri khasnya tersendiri dan berbeda dengan Pancwarna. Hanya memiliki kesamaan dalam corak, tapi warna yang dihasilkan berbeda.

IKLAN ANDI BERITABATU

ilustrasi

Batu Ciniru sangat digandrungi saat ini di Kabupaten Kuningan. Salah satu penjual yang juga merupakan Ketua Gamstone Kuningan, Andi Siswandi, mengatakan kepada media massa beberapa waktu lalu, bahwa penjualan batu ini laris manis.

Ia mengklaim omset penjualan Bacin jauh lebih tinggi daripada Batu Bacan dan batu lainnya. Karena faktor inilah ia menyebutkan Bacin lagi naik daun, dan Bacan kalah dalam hal penjualannya.

Batu Bacan kata dia, hanya bisa dijual pe satu bulan sekira satu atau dua batu saja. Adapun Bacin, laris manis di pasaran batu.

BACA JUGA: Ini 7 Batu Akik Termahal di Indonesia, Rp 1 Miliar Sampai Rp 20 Miliar

Untuk diketahui Bacin hanya berada di Kecamatan Ciniru, Kuningan, Jawa Barat. Namun kalau dilihat dari jenis batunya, masuk dalam ketgory Chalcedony, di mana batu ini tersebar hampir di seluruh Indonesia.

Yang paling banyak terdapat di Bengkulu, dan Pulau Obi yang disebut dengan batu Obi yang memiliki banyak varian warna dan motif. (BB)

Komentar Gan

comments

Click to comment
To Top