AKIK

Awas!! Batu Gambar Banyak Direkayasa Oleh Seniman Batu Akik

BERITABATU.COM— Batu gambar merupakan jenis batu yang paling di gemari oleh kalangan kolektor batu akik, keunikan gambar yang terlukis di dalamnya menjadikan batu ini bisa di hargai dengan ratusan juta bahkan miliaran rupiah.

Biasanya batu gambar yang kita temui dengan harga yang fantastic karna bentuk gambarnya rapih layaknya lukisan. Seperti contoh trend batu akik sempat dihebokan dengan temuan batu akik bergambar soekarno yang mirip dengan foto yang asli. Batu gambar tersebut diberitakan dihargai dengan miliaran rupiah. Ada juga gambar Naga yang terlihat rapih layaknya lukisan.

foto : Akikmania.com

 

BATU akik bergambar naga. DESIGN BY BERITABATU.com

BATU akik bergambar naga. DESIGN BY BERITABATU.com

 

Namun yang namanya mahal, bukan berarti asli. Bisa saja merupakan rekayasa buatan manusia. Cermatilah dengan loupe (alat bantu penglihatan seperti kaca pembesar-rad), jika ada garis-garis atau warnah yang tidak serasi kompatibel dengan tekstur, struktur, atau warnah yang ada pada batu itu, maka kemungkinan besar itu rekayasa.

Seniman yang merekayasa batu gambar, kebanyakan terdapat dari sukabumi, mereka melakukannya dengan tiga tahap. Mencari jenis batu yang cocok, menggambar lebi dahulu naganya, atau pemandangan, atau manusia, seperti soekarno, dan sebagainya dengan cat khusus, kemudian memanasi atau merendamnya dengan larutan kimia, sehingga bagian luar gambar akan berwarnah tua Karena gosong. Langkah selanjutnya memoleskan warnah dengan zat pewarnah khsus.

IKLAN ANDI BERITABATU

Kebanyakan yang kita temui juga adalah  batu yang bergambar huruf, anka, kaligrafi, dan lainnya, yang kesemuanya itu adalah di lakukan dengan peralatan-peralatan khusus serta tangan-tangan seniman yang memang suda lama melakoninya.

Cara-cara tersebut tidak dapat ditiru oleh yang bukan ahlinya,  hanya ada pada seniman batu akik, kebanyakan dari mereka menyembunyikan ilmu dan cara pembuatannya agar meraka dapat memperoleh keuntungan yang melimpah.

Batu gambar yang asli hanya ada pada jenis batu panca warnah, atau fosil, dan ahir-ahir ini juga kita temui batu bulu macan dengan motif bulu-bulu macan yang inda. Dan ini merupakan proses alamia,  dan kesemuanya itu harus diuji di laboratirium batu akik. Karena  perlu diingat juga bahwa, kini banyak beredar sertifikat laboratirium palsu sehinga lebih dipercayai pembeli.

(redBB/Edal)

Sumber: diambil dari pengalaman iR H Sujatmiko, Ketua Asosiasi Masyarakat Batu Mulia Indonesia.

Komentar Gan

comments

1 Comment
To Top